Berat Badan Anak Usia 4 Tahun

Dalam menilai pertumbuhan anak, parameter penting yang perlu diukur adalah berat badan dan tinggi badan anak. Umumnya berat badan ideal dilihat dari tinggi  badan, bukan berdasarkan umur. Sayangnya tidak banyak orangtua yang mengetahui mengenai hal ini, sehingga parameter tinggi badan sering terlupa untuk dipantau

Berat badan anak usia 4 tahun yang ideal berbeda antara perempuan dan laki-laki Dalam masa pertumbuhan anak perhatikan tinggi badannya Memasuki usia 4 tahun, pertumbuhan anak semakin pesat. Pertumbuhan ini juga mencakup berat dan tinggi badannya. Akan tetapi, tidak semua orang tahu tinggi dan berat badan anak usia 4 tahun yang ideal.

Padahal dengan mengetahui hal ini, Anda bisa mengidentifikasi jika si kecil lebih pendek atau lebih tinggi, serta lebih berat atau ringan berat badannya dari anak-anak seusianya. Tinggi dan berat badan anak usia 4 tahun yang jauh dari nilai idealnya juga dapat menunjukkan adanya masalah. Oleh karena itu, sebagai orangtua, Anda perlu memastikan jangan sampai masa pertumbuhan si kecil tidak berjalan dengan baik.

 

Berat badan anak usia 4 tahun yang ideal

Berat badan ideal anak usia 4 tahun berbeda antara anak laki-laki dan perempuan. Pada anak perempuan, berat badan anak 4 tahun idealnya adalah 12.3 - 21.5 kg. Sementara itu, berat ideal anak 4 tahun laki-laki adalah sekitar 12.7 - 21.2 kg.

Sama seperti masalah tinggi badan, tidak semua anak bisa memiliki berat badan yang ideal. Tak jarang kita menemukan kondisi anak yang memiliki berat badan rendah atau berlebih, yang jauh dari angka idealnya.

Penyebab utama kelebihan berat badan atau obesitas anak-anak umumnya disebabkan oleh:

1. Faktor psikologi

Stres juga bisa meningkatkan risiko obesitas pada anak. Saat mengalami stres, anak cenderung makan lebih banyak dan jarang bergerak sehingga tak lagi memiliki berat badan anak usia 4 tahun yang ideal.

Sementara itu, berat badan anak usia 4 tahun yang lebih rendah dari angka idealnya bisa disebabkan oleh asupan makanan yang tidak memadai, picky eater atau pilih-pilih makanan, dan masalah kesehatan yang mempengaruhi nafsu makan atau penyerapan nutrisi (misalnya alergi makanan, gangguan pencernaan, atau efek samping obat-obatan tertentu).

Oleh sebab itu, supaya Si Kecil memiliki berat badan anak usia 4 tahun yang ideal, berikan asupan bergizi seimbang dan ajaklah untuk berolahraga secara rutin. Kedua hal ini juga dapat membantunya memiliki tinggi badan anak umur 4 tahun yang pas sesuai usianya.

2. Mengkonsumsi makanan yang tidak sehat

Jika anak lebih banyak mengonsumsi makanan tidak sehat, seperti makanan cepat saji, makanan yang digoreng-goreng, maupun makanan atau minuman manis, maka anak lebih mungkin mengalami kelebihan berat badan. Kondisi ini akan membuat Si Kecil kesulitan memiliki berat badan anak usia 4 tahun yang ideal.

3. Faktor keturunan

Berat badan anak usia 4 tahun yang berlebihan juga dapat dipicu oleh faktor keturunan. Misalnya, jika Anda atau pasangan menderita obesitas, maka Anda cenderung menurunkannya pada anak.

4. Jarang bergerak atau berolahraga

Tidak hanya makanan, jarang bergerak atau berolahraga juga bisa memicu anak mengalami kelebihan berat badan. Sebab, kondisi ini memungkinkan terjadinya penumpukan lemak dan kalori yang dibakar menjadi lebih sedikit. Hal ini juga dapat memengaruhi berat badan usia 4 tahun. Penggunaan gadget juga menjadi pengaruh anak tidak banyak bergerak.


Tinggi badan anak Usia 4 tahun yang ideal

Selain berat badan anak usia 4 tahun, tinggi tubuhnya juga harus diperhatikan. Tinggi badan anak usia 4 tahun yang ideal berbeda berdasarkan jenis kelaminnya.

Pada anak perempuan, tinggi badan anak usia 4 tahun yang ideal adalah sekitar 101 cm. Sedangkan, pada anak laki-laki, tinggi badan anak umur 4 tahun yang ideal sedikit lebih tinggi, yaitu 102,5 cm.

Sayangnya, tidak semua anak 4 tahun memiliki tinggi badan yang ideal. Masalah ini dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti keturunan, nutrisi, kondisi kesehatan, hingga kelainan genetik.

Ada pula masalah anak stunting (bertubuh pendek) yang masih sering terjadi di Indonesia. Di kawasan Asia Tenggara, prevalensi stunting Indonesia bahkan tertinggi kedua setelah Kamboja. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang didapatkan anak.

Lantas, bagaimana cara mengetahui tinggi badan anak usia 4 tahun yang normal? Untuk mengukur tinggi badan anak 4 tahun, Anda bisa menggunakan meteran. Untuk mengukur tinggi badan anak 4 usia tahun, Anda bisa menggunakan meteran.

Sementara itu, jika ingin memprediksi tinggi badan anak saat dewasa nanti, Anda dapat mengeceknya dengan rumus Tinggi Potensi Genetik (TPG) yang dihitung berdasarkan tinggi badan orangtua.

TPG anak laki-laki = ((TB ibu (cm) + 13 cm) + TB ayah (cm))/2 ± 8,5 cm

TPG anak perempuan = ((TB ayah (cm) - 13 cm) + TB ibu (cm))/2 ± 8,5 cm.

Dengan mengetahui tinggi badan anak umur 4 tahun yang ideal, orangtua dapat melakukan berbagai upaya untuk menunjang tumbuh kembang anak secara maksimal. Guna membantu si kecil memiliki tinggi ideal anak 4 tahun, Anda bisa memberinya asupan bergizi seimbang, minum susu berkalsium, ajak melakukan aktivitas fisik (misalnya, lompat tali, berenang, atau bersepeda), dan pastikan ia tidur dengan cukup. Bukan hanya tinggi dan berat badan, lingkar kepala anak 4 tahun juga harus diperhatikan. Lingkar kepala anak usia 4 tahun idealnya berkisar antara 50-53 cm.

Apabila anak Anda mengalami masalah pertumbuhan yang jauh dari berat badan dan tinggi anak 4 tahun yang ideal, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter. Hal ini akan membantu Anda mendeteksi masalah yang ada sedini mungkin.

 

Perkembangan anak 4 tahun

Di usia 4 tahun, anak mengalami berbagai perkembangan dari aspek fisik, bahasa, kognitif, hingga sosial. Berikut perkembangan anak 4 tahun yang umum terjadi:

1. Perkembangan fisik

  1. Menendang, melempar, dan menangkap bola Berjalan naik dan turun tangga
  2. Melompat dan berdiri dengan satu kaki hingga 5 detik
  3. Berjalan maju dan mundur dengan mudah
  4. Memanjat
  5. Membungkuk tanpa terjatuh
  6. Lebih mudah menggengam benda-benda kecil
  7. Menyusun empat tingkat balok
  8. Mencoret-coret kertas
  9. Melepas pakaian.

2. Perkembangan kognitif

  1. Menyebutkan warna yang dikenalnya dengan benar
  2. Memahami perbedaan dan persamaan
  3. Berimajinasi dan berfantasi
  4. Memahami pergantian waktu, misalnya siang dan malam
  5. Berhitung sederhana
  6. Mengurutkan benda berdasarkan bentuk atau warna
  7. Mengenali dan mengidentifikasi suatu objek.

3. Perkembangan emosional dan sosial

  1. Lebih jarang tantrum
  2. Bermain dengan anak yang lain
  3. Meniru apa yang dilakukan orangtua atau teman
  4. Menunjukkan kasih sayang pada orangtua, seperti memeluk atau mencium
  5. Memahami kepemilikan, misalnya bonekaku dan bonekamu
  6. Menunjukkan berbagai emosi, seperti marah, senang, atau bosan.

4. Perkembangan bahasa

  1. Menyebutkan nama
  2. Berbicara dengan jelas
  3. Menjawab pertanyaan sederhana
  4. Berbicara dalam kalimat yang terdiri dari 5-6 kata
  5. Menceritakan sebuah cerita.

Terkadang, anak 4 tahun mengalami keterlambatan perkembangan yang dapat ditandai dengan tidak bisa melompat di tempat, kesulitan dalam mencorat-coret, tidak tertarik pada permainan interaktif, tidak menanggapi anak lain, berbicara tidak jelas, tidak memahami persamaan dan perbedaan, dan lainnya.

Komentar