Diet soda tidak bikin gemuk? Ini faktanya

Siapa yang tidak mengingini bentuk badan yang ideal? Untuk mendapatkan postur tubuh yang proporsional, banyak yang mengusahakan berbagai cara untuk mengurangi lemak berlebih yang ada pada tubuh.

Taukah kamu, lemak yang berlebihan pada tubuh mampu berisiko membawa penyakit dan masalah pada tubuh. Pastinya akan merepotkan. Selain untuk mendapatkan bentuk badan idaman, diet juga menjadikan diri lebih sehat dan terawat.

Sebelumnya, siapa yang sudah menjalani masa diet tapi masih sering mengonsumsi minuman bersoda? Jikalau kamu sering minum diet soda saat sedang menjalankan program penurunan berat badan, kamu hanyalah membuang banyak waktu dan tenaga, lho.

Banyak yang beranggapan karena saat mengonsumsi diet soda, tidak akan menambah kalori yang masuk ke tubuh. Padahal, itu salah besar ya. Jikalau kamu penggemar minuman yang satu ini, banyak jenis penyakit yang akan menunggu menyerang kesehatan tubuh.

Selain kesehatan tubuh, kamu akan mengalami kegagalan diet bahkan hanya dengan mengonsumsi 1 gelas diet soda. Banyak yang beranggapan diet soda lebih sehat dan aman dikonsumsi pada saat menjalani program penurunan berat badan.

Bagaimana dengan kenyataannya? Simak penjelasan berikut ini:

1. Tidak Memiliki Gizi Yang Tinggi

Sama dengan minuman soda pada umumnya, diet soda merupakan campuran air berkarbonasi yang terkandung pemanis buatan, perasa, pewarna dan bahan tambahan lain di dalamnya. Kandungan yang ada di dalam tidak dibutuhkan oleh tubuh. Maka dari itu, tidak ada gizi yang tinggi untuk dimanfaatkan oleh tubuh.

2. Diet Soda Meningkatkan Nafsu Makan

Sejumlah studi yang meneliti tentang minuman ini, diet soda diketahui dapat meningkatkan nafsu makan. Kamu akan mengonsumsi makanan dalam porsi yang besar jikalau diselingi oleh minuman yang satu ini.

Walau diet soda bersifat low fat, tapi tetap merangsang hormon lapar, mengubah reseptor rasa manis, dan memicu respons dopamin di otak.

3. Terdapat Kandungan Yang Menyebabkan Risiko Diabetes

Percaya atau tidak, diet soda mampu memberikan dampak terkena diabetes tipe 2. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa 64 ribu perempuan yang mengonsumsi minuman dengan kandungan pemans berisiko mengalami diabetes sebanyak 21 persen.

4. Meningkatkan Risiko Diabetes

Dengan mengonsumsi diet soda apalagi dengan porsi yang porsi yang berlebihan, hanya akan memicu terjadinya diabetes, penyakit yang terjadi karena tingginya kadar gula di dalam darah. Tak hanya itu, kamu bisa memicu penyakit lain dan meningkatkan risiko komplikasi pada tubuh.

5. Masalah Gigi

Lebih sakit mana sakit hati atau sakit gigi? Kalau sakit gigi, hindari mengonsumsi minuman yang satu ini. Bukannya sehat dan kurus, glukosa dan fruktosa yang terkandung pada minuman bersoda bisa meningkatkan risiko terjadinya gigi berlubang. Jikalau mengonsumsi minuman ini, ada baiknya untuk menyikat gigi selalu ya.

Nah, itu dia beberapa efek dari diet soda yang bisa kamu alamijikalau mengonsumsi terlalu sering, apalagi saat diet. Jika ingin menurunkan berat bada, ada baiknya untuk tetap minum minuman sehat ya.

Komentar